Seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta Barat dibuat terkejut saat mengantarkan pesanan yang ternyata berisi narkoba jenis sabu. Pesanan berupa sebungkus mie instan tersebut diselipkan beberapa paket kecil mie berisi sabu. Insiden ini terjadi pada Rabu siang, 9 April 2025, sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Penemuan mie berisi sabu ini kemudian dilaporkan oleh pengemudi ojol kepada pihak kepolisian setempat.
Kronologi kejadian bermula ketika pengemudi ojol bernama Roni (35 tahun) menerima orderan untuk mengantarkan sebungkus mie instan dari seorang pemesan dengan alamat yang tidak terlalu jelas di kawasan Kembangan. Saat mengambil pesanan di lokasi yang ditentukan, Roni merasa curiga dengan berat bungkusan mie yang tidak wajar. Karena penasaran, Roni kemudian membuka sedikit bungkusan tersebut dan menemukan beberapa paket kecil kristal putih yang diduga kuat sabu-sabu tersembunyi di dalamnya. Terkejut dengan penemuan mie isi sabu tersebut, Roni segera menghubungi rekan sesama ojol dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Kembangan.
Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan segera mendatangi lokasi penemuan mie berisi sabu setelah menerima laporan dari pengemudi ojol. Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa sebungkus mie instan berisi beberapa paket sabu. Pengemudi ojol yang jujur tersebut juga dimintai keterangan sebagai saksi.
Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana, S.H., M.H., saat memberikan keterangan pers, membenarkan adanya penemuan narkoba dengan modus operandi baru yang memanfaatkan jasa ojek online. “Kami mengapresiasi tindakan cepat dan kejujuran pengemudi ojol yang telah melaporkan penemuan mie berisi sabu ini. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan pengedar narkoba yang menggunakan modus ini,” tegas Kompol Fahrul Sudiana. Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengemudi ojek online untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap setiap paketan yang mereka bawa. (Data dari catatan Polsek Kembangan menunjukkan adanya peningkatan upaya penyelundupan narkoba dengan modus yang semakin beragam).
Penemuan mie berisi sabu ini menjadi peringatan bagi penyedia layanan transportasi online dan penggunanya untuk lebih waspada terhadap potensi penyalahgunaan platform mereka untuk kegiatan ilegal. Pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan dan kerjasama dengan penyedia layanan ojek online untuk mencegah peredaran narkoba.
Disclaimer: Artikel ini dibuat berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim redaksi dan keterangan pihak kepolisian per tanggal publikasi. Proses penyelidikan kasus ini sedang berlangsung.
