Misteri Terjawab: Polisi Tangkap Pemuda Pengangguran Pembakar 3 Gerbong KA di Stasiun Tugu Jogja, Diduga Frustrasi Akibat Masalah Ekonomi dan Bertindak Spontan di Tengah Malam

Pemuda Pengangguran Yogyakarta – Teka-teki di balik aksi pembakaran tiga gerbong kereta api (KA) yang sedang terparkir di jalur 5 Stasiun Tugu Yogyakarta pada Minggu dini hari, 4 Mei 2025, akhirnya terkuak. Pihak kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil meringkus pelaku yang diduga kuat bertanggung jawab atas tindakan vandalisme berbahaya dan merugikan tersebut. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polresta Yogyakarta dan Ditreskrimum Polda DIY di sebuah rumah kontrakan sederhana di wilayah Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, pada Senin malam, 5 Mei 2025, sekitar pukul 23.00 WIB.

Pelaku berhasil diamankan oleh tim yang bergerak cepat berdasarkan analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar Stasiun Tugu dan keterangan sejumlah saksi mata, termasuk petugas keamanan stasiun yang melihat gerak-gerik mencurigakan pelaku sebelum kejadian. Identitas pelaku diketahui bernama Rian Susanto, seorang pemuda berusia 25 tahun yang berstatus pengangguran dan diketahui memiliki riwayat masalah ekonomi. Saat penangkapan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan pelaku dalam melakukan aksinya, termasuk sebuah korek api gas berwarna biru, sisa-sisa kain lap yang terbakar dengan bau bahan bakar minyak, dan salinan rekaman CCTV yang menunjukkan Rian Susanto berada di sekitar gerbong kereta api sesaat sebelum kobaran api terlihat.

Kapolda DIY, Irjen Pol. Suwarto, S.H., M.Si., melalui Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.H., membenarkan adanya penangkapan tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Yogyakarta pada Selasa pagi (6/5/2025). Beliau mengapresiasi kerja keras dan sinergitas tim gabungan yang berhasil mengungkap kasus yang sempat membuat resah ini dalam waktu kurang dari 48 jam setelah kejadian. “Kami telah berhasil mengamankan terduga pelaku pembakaran tiga gerbong kereta api kelas ekonomi yang sedang tidak beroperasi dan terparkir di jalur 5 Stasiun Tugu. Saat ini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Yogyakarta untuk mengetahui motif dan latar belakang tindakannya yang sangat membahayakan keselamatan dan merugikan negara ini,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto.

Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan oleh penyidik, Rian Susanto mengaku melakukan tindakan pembakaran tersebut secara spontan karena merasa sangat frustrasi akibat masalah ekonomi yang berkepanjangan dan merasa tidak memiliki harapan untuk mendapatkan pekerjaan.