Dua orang pengendara sepeda motor di Depok dilaporkan menjadi Korban Penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal di jalan raya. Insiden kekerasan ini terjadi pada hari Selasa, 20 Mei 2025, sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, di Jalan Raya Jakarta-Bogor, tepatnya di sekitar flyover Cimanggis. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran baru tentang keamanan di jalanan Depok pada jam-jam rawan.
Menurut keterangan dari salah satu Korban Penganiayaan, Budi Santoso (28), ia dan temannya, Hendra Wijaya (25), sedang dalam perjalanan pulang setelah bekerja lembur. “Kami tiba-tiba dipepet oleh sekitar empat sepeda motor yang berboncengan. Mereka langsung mengacungkan senjata tajam dan memukul kami tanpa sebab,” ungkap Budi yang saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Depok akibat luka memar di kepala dan tangan. Hendra, yang mengalami luka lebih parah, sempat tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Setelah aksi penganiayaan, para pelaku langsung melarikan diri ke arah Bogor tanpa mengambil barang berharga milik korban. Hal ini mengindikasikan bahwa motif penganiayaan kemungkinan besar bukan perampokan, melainkan tindakan kekerasan jalanan yang tidak jelas motifnya. Warga sekitar yang mendengar keributan segera memberikan pertolongan pertama dan menghubungi pihak kepolisian.
Tim Patroli Polsek Cimanggis, yang dipimpin oleh Kanit Reskrim AKP Ahmad Fauzi, langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi mata yang ada di sekitar lokasi. Rekaman CCTV dari beberapa toko di pinggir jalan juga sedang diselidiki untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang mereka gunakan. “Kami serius menangani kasus ini dan akan mengejar pelaku penganiayaan ini secepatnya. Masyarakat tidak perlu khawatir, kami akan meningkatkan patroli di jam-jam rawan,” tegas AKP Ahmad Fauzi pada Rabu, 21 Mei 2025.
Kasus Korban Penganiayaan ini masih dalam penyelidikan mendalam oleh Satuan Reskrim Polres Metro Depok. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara di malam hari, terutama di area yang sepi. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan risiko kekerasan jalanan dan perlunya peningkatan keamanan di wilayah urban. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama.
