Aparat kepolisian dari Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, berhasil menggagalkan potensi terjadinya aksi tawuran antar kelompok remaja dan mengamankan sepuluh orang remaja pada Rabu sore, 23 April 2025, sekitar pukul 17.00 WIB. Para remaja diamankan polisi di beberapa lokasi berbeda di sekitar Jalan Radin Inten II setelah adanya laporan dari warga yang resah dengan gerombolan anak muda yang diduga akan melakukan aksi kekerasan.
Menurut keterangan warga, sekelompok besar remaja dengan membawa berbagai macam senjata tajam seperti celurit dan stik golf terlihat berkumpul di beberapa titik. Warga khawatir akan terjadi tawuran seperti yang sering terjadi di wilayah tersebut dan segera melaporkan情況 tersebut kepada pihak kepolisian. Merespons laporan warga, petugas Polsek Duren Sawit bergerak cepat dan berhasil mengamankan sepuluh remaja diamankan polisi sebelum aksi tawuran pecah.
Kapolsek Duren Sawit, Komisaris Polisi Suyanto, membenarkan penangkapan sepuluh remaja diamankan polisi tersebut. “Benar, kami telah mengamankan sepuluh orang remaja yang diduga akan melakukan aksi tawuran di wilayah Duren Sawit. Penangkapan dilakukan di beberapa lokasi berbeda berdasarkan laporan warga,” ujar Kompol Suyanto saat memberikan keterangan pers di Mapolsek Duren Sawit pada Rabu malam, 23 April 2025.
Lebih lanjut, Kompol Suyanto menjelaskan bahwa saat remaja diamankan polisi, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam berbagai jenis yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. Pihaknya juga mengamankan beberapa unit sepeda motor yang digunakan para remaja tersebut untuk berkumpul.
Saat ini, kesepuluh remaja diamankan polisi sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Duren Sawit untuk mengetahui motif mereka dan dari kelompok mana saja mereka berasal. Pihak kepolisian juga akan memanggil orang tua dan pihak sekolah para remaja tersebut untuk diberikan pembinaan.
Kompol Suyanto mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan siswanya, terutama di luar jam sekolah. Pihaknya juga mengajak peran serta masyarakat untuk aktif melaporkan jika melihat adanya gerombolan remaja yang mencurigakan dan berpotensi melakukan tindakan kekerasan. Langkah cepat remaja diamankan polisi ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah terjadinya aksi tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan tawuran untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
